Setelah dua tahun tidak ada kegiatan mengajar akibat kena cancel , akhirnya saya dapat kesempatan mengajar lagi. Situasinya memang sudah sangat berbeda. Dulu mengajar di kampus, kelas-kelas di ruang publik, dan platform Zoom untuk umum, sekarang privat online untuk satu orang. Pada murid privat bernama Zam Zam tersebut, saya minta izin supaya partner saya, Nadya, dibolehkan untuk ikut kelas. Alasannya, pertama, supaya Nadya mendapat semangat belajar kembali dan kedua, ya supaya kelas agak lebih ramai saja. Syukurlah, Zam Zam membolehkan. Kelas apa gerangan yang saya berikan untuk privat daring itu? Menariknya, Zam Zam, yang sebentar lagi skripsi double degree untuk bidang psikologi Islam dan pendidikan Islam, ingin semacam bimbingan penelitian. Akhirnya saya berikan materi tentang filsafat ilmu dan metodologi penelitian untuk tiga pertemuan dalam seminggu dan ini akan dilakukan entah hingga berapa bulan ke depan. Yang pasti, Zam Zam baru akan mengerjakan skripsi secara resmi seki...
17 Ramadhan 1433 H
Monty Python adalah kelompok komedi yang dikenal pada mulanya tampil dalam bentuk sketch comedy. Sketch comedy adalah penampilan pendek sekitar satu hingga sepuluh menit yang disiarkan biasanya di televisi. Kelompok yang digawangi oleh Graham Chapman, Terry Gilliam, John Cleese,
Eric Idle, Michael Palin, dan Terry Jones ini, popularitasnya di dunia
hiburan sering disamakan dengan kelompok musik The Beatles. Film Monty Python and The Holy Grail adalah penampilan perdana kelompok yang berdiri tahun 1969 tersebut di layar lebar, setelah sebelumnya hanya tampil dalam format sketch comedy dan miniseri bernama Flying Circus.
Monty Python and The Holy Grail mengambil latar abad pertengahan. Ceritanya adalah tentang perjalanan Raja Arthur yang mencari ksatria untuk direkrut. Ia kemudian mendapatkan empat ksatria lainnya yaitu Sir Bedevere the Wise, Sir Lancelot the Brave, Sir Robin the Not-Quite-So-Brave-As-Sir-Lancelot dan Sir Galahad the Pur. Di tengah jalan, mereka mendapatkan titah dari Tuhan untuk mencari cawan suci (holy grail). Perjalanan mencari cawan suci itu memberikan banyak "celah komedi" yang dieksploitasi dengan baik oleh sang sutradara merangkap pemain, Terry Gilliam.
Monty Python and The Holy Grail rasanya bukan film komedi biasa. Ia memasukkan unsur animasi dan cut-scene yang kreatif. Lawakan yang dilontarkannya pun terdengar cerdas dan tidak banyak unsur slapstick -ini tidak aneh mengingat para anggotanya adalah lulusan Oxford dan Cambridge, kecuali Terry Gilliam yang orang Amerika-. Pada jamannya, garapan kelompok Monty Python ini cukup avant-garde, sehingga tak jarang mereka disebut juga sebagai pengusung genre komedi sureal. Bagi yang ingin menikmati komedi tidak hanya sebagai sarana tertawa, tapi juga terkandung di dalamnya unsur kecerdasan dan kreativitas, maka kelompok legendaris ini wajib untuk diapresiasi.
Rekomendasi: Bintang Empat

Comments
Post a Comment