Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Gerilya Filsafat

Perkara Hari Untung dan Hari Rugi

Nadya adalah seorang pesimistis yang memandang hari-hari adalah selalu sial baginya. Pandangan semacam ini lumrah saja, dan mungkin gak cuma Nadya, banyak orang juga berpandangan seperti ini. Saya mungkin gak gitu-gitu amat. Kadang ada hari baik, ada hari buruk, tapi secara umum saya adalah orang yang lumayan optimis dalam menghadapi hari-hari. Sampai suatu hari saya pikir cara berpikir Nadya ini agak berbahaya juga, dalam artian, okelah, menganggap hari-hari itu sial boleh saja sebagai mekanisme pertahanan diri, supaya psikis ini senantiasa siaga dalam menghadapi berbagai kemungkinan terburuk yang datang setiap harinya.  Tapi setelah direnungkan sungguh-sungguh, kalau kita memandang hari itu ada hari untung, ada hari rugi, seperti misal: kemarin hari-hariku beruntung, hari ini rugi, berarti mungkin besok untung lagi, hari-hari jadinya dipandang dalam kacamata kerancuan penjudi ( gambler's fallacy ): semacam keyakinan bahwa kelak kita akan mengalami keberuntungan hanya karena telah...

Catatan Gerilya Filsafat 2020 Edisi Pantura

Entah ide datang dari mana, tapi saya pikir menarik jika bisa pergi ke tempat-tempat tertentu di Indonesia, untuk kemudian diskusi filsafat dengan komunitas setempat. Niatnya, saya ingin punya semacam catatan tentang komunitas-komunitas apa saja yang ada di seluruh Indonesia dan apa fokus kajian yang mereka bahas. Tapi saya tidak ingin hanya berupa biodata-biodata saja, melainkan ingin juga untuk terlibat, merasakan langsung suasana diskusinya, sehingga hasil observasinya lebih lengkap. Walaupun, tentu, ini juga menjadi semacam justifikasi bagi saya yang ingin sekadar jalan-jalan.  Poster diskusi Gerilya Filsafat di Malang. Sebenarnya upaya ini sudah dilakukan tahun 2019 lalu, saat saya berkunjung ke Medan. Dengan modal sendiri, saya berdiskusi dengan empat komunitas di sana dan rupanya saya merasa bahwa kegiatan ini "benar", dalam artian: Dengan berkunjung dan berdiskusi langsung, kita bisa melihat betapa beragamnya kondisi, orang-orang, metode, kultur, dan fokus kajian dari...