Nadya adalah seorang pesimistis yang memandang hari-hari adalah selalu sial baginya. Pandangan semacam ini lumrah saja, dan mungkin gak cuma Nadya, banyak orang juga berpandangan seperti ini. Saya mungkin gak gitu-gitu amat. Kadang ada hari baik, ada hari buruk, tapi secara umum saya adalah orang yang lumayan optimis dalam menghadapi hari-hari. Sampai suatu hari saya pikir cara berpikir Nadya ini agak berbahaya juga, dalam artian, okelah, menganggap hari-hari itu sial boleh saja sebagai mekanisme pertahanan diri, supaya psikis ini senantiasa siaga dalam menghadapi berbagai kemungkinan terburuk yang datang setiap harinya. Tapi setelah direnungkan sungguh-sungguh, kalau kita memandang hari itu ada hari untung, ada hari rugi, seperti misal: kemarin hari-hariku beruntung, hari ini rugi, berarti mungkin besok untung lagi, hari-hari jadinya dipandang dalam kacamata kerancuan penjudi ( gambler's fallacy ): semacam keyakinan bahwa kelak kita akan mengalami keberuntungan hanya karena telah...
Surat dari Surakarta (Bagian Sembilan - Habis): Mencari Oleh-Oleh yang Tepat untuk Dibawa ke Bandung
12 Agustus 2018 Hari keempat di Surakarta, adalah artinya hari terakhir saya berada di sini. Festival masih akan berlangsung hingga tanggal 16 Agustus, tapi apa daya saya hanya ditugaskan hingga tanggal 12. Panitia sudah menyiapkan tiket pesawat kepulangan untuk jam 14.15 dan itu artinya saya punya cukup waktu dari pagi hingga siang hari untuk mencari oleh-oleh. Membawa pulang oleh-oleh memang seolah sudah menjadi budaya kita. Setiap kita akan pergi ke suatu tempat, kita sering diteriaki, "Jangan lupa oleh-olehnya, ya!" Padahal, kita semua juga tahu, tidak semua kepergian ke luar kota atau luar negeri, punya cukup waktu dan uang untuk membeli oleh-oleh. Namun demi keharmonisan dengan semesta, kadang kita harus memaksakan diri untuk mencari oleh-oleh, agar setidaknya tidak dicap sombong, mentang-mentang, dan sebagainya. Meski waktu sempit, saya menyempatkan diri untuk mampir di tempat menjual Serabi Notosuman yang terkenal itu. Saya membeli tiga dus untuk teman-...