Skip to main content

Posts

Sørloth

Pasca pertandingan perempat final Inggris lawan Norwegia, striker Alexander Sørloth dihujat netizen karena tidak mengoper bola ke Erling Haaland di momen krusial. Akibat keputusannya mendribel bola sendirian sampai akhirnya dipatahkan John Stones, Norwegia gagal menggandakan keunggulan. Sekitar tujuh menit kemudian, skor pun berhasil disamakan oleh Jude Bellingham. Kita tahu ujung ceritanya: perjalanan Norwegia yang epik di Piala Dunia berakhir setelah Bellingham kembali mencetak gol di masa perpanjangan waktu. Norwegia kalah 1-2. Penampilan Haaland berakhir antiklimaks, Sørloth jadi kambing hitamnya.  Saya tiba-tiba ingat Piala Dunia 1998 ketika Inggris disingkirkan Argentina di babak enam belas besar. Paul Ince dan David Batty gagal mencetak gol saat adu penalti, tetapi orang yang paling disalahkan adalah David Beckham. Alasannya, Beckham dikartu merah karena dianggap menendang Diego Simeone. Daily Mirror, salah satu media di Inggris, menulis headline besar-besar: " 10 ...

30hari30film: Brazil (1985)

20 Ramadhan 1434 H Terry Gilliam, sutradara film Brazil (1985), adalah anggota grup komedi terkenal asal Inggris bernama Monty Python. Kegilaannya tersebut tidak hanya disalurkan lewat Monty Python, melainkan juga melalui film-film yang ia sutradarai sejak tahun 1975. Hampir keseluruhan filmnya mengambil tema fantasi, futuristik, psikedelik, dan surealistik -tentu saja termasuk Brazil , filmnya yang keempat-. Film yang dibintangi oleh Jonathan Pryce, Robert de Niro, Kim Greist, dan Michael Palin ini mengambil tema masa depan yang distopis. Film Brazil berpusat pada Sam Lowry (Jonathan Price) yang berupaya mencari perempuan yang kerap hadir dalam mimpinya. Mimpinya tersebut menjadi semacam pelarian dari hidupnya yang berat: Bekerja di pangkat rendah, keadaan rumah yang mengkhawatirkan, dan situasi kota yang kompleks. Lowry punya peluang untuk menemukan perempuan dalam mimpinya yang diketahui bernama Jill Layton (Kim Greist), dengan bekerja pada kantor informasi. Lowry, di t...

30hari30film: For a Few Dollars More (1965)

19 Ramadhan 1434 H For a Few Dollars More (1965) adalah film yang disutradarai oleh Sergio Leone dan merupakan bagian kedua dari trilogi yang disebut sebagai Dollars Trillogy - yang pertama berjudul A   Fistful of Dollars , yang ketiga berjudul The Good, The Bad, and The Ugly -. Trilogi yang ketiganya menampilkan Clint Eastwood sebagai Koboi Tanpa Nama tersebut sering disemati label genre bernama  spaghetti western. Spaghetti western berarti film "koboi rasa Italia" -merujuk pada kualitas film koboi yang mumpuni seringkali justru ada di tangan sutradara Italia daripada Amerika!-. Ketiga film tersebut selain dikenal karena akting Eastwood yang epik, juga disebabkan oleh musik garapan Ennio Morricone yang untuk ukuran masa itu terbilang mutakhir. For a Few Dollars More , sebagaimana film koboi pada umumnya, tidak punya cerita yang istimewa. Isinya seputar uang, bandit, perempuan, sheriff , pembunuh bayaran, serta adegan tembak-tembakan. Ceritanya adalah tentang dua ...

30hari30film: Project X (2012)

18 Ramadhan 1434 H Project X (2012) adalah film komedi yang disutradarai oleh Nima Nourizadeh. Film tersebut bercerita tentang tiga orang bernama Thomas (Thomas Mann), Costa (Oliver Cooper), dan J.B. (Jonathan Daniel Brown) yang mengadakan pesta dalam rangka ulang tahun Thomas, namun kemudian berujung pada kerusuhan massal yang melibatkan media, polisi, hingga tim taktis (SWAT). Project X menarik karena menggunakan first person view . Kita, para penonton, menyaksikan pesta ulang tahun Thomas lewat kamera dari Dax yang juga terlibat dalam pesta. Memang jadinya Project X terasa seperti film yang dibuat secara sederhana, namun justru hal tersebut memberikan efek realistis, seolah-olah pesta ulang tahun Thomas tersebut benar-benar terjadi dan direkam oleh handycam . Namun mungkin efek kamera itu adalah satu-satunya yang menjadi kelebihan Project X . Sisanya, film tersebut tidak punya sesuatu yang dapat disebut sebagai istimewa. Ceritanya standar, tentang kegilaan anak muda yan...

30hari30film: Ben-Hur (1959)

17 Ramadhan 1434 H Ben-Hur (1959) adalah film tentang seorang Yahudi bernama Judah Ben-Hur (Charlton Heston). Petualangan Ben-Hur tersebut bermula dari ia menjadi budak di kapal perang Romawi hingga kemudian ia sanggup bangkit menantang Messala, seorang Roma, untuk bertarung di arena balapan kereta perang ( chariot ). Petualangan tersebut digambarkan oleh sutradara William Wyler dalam durasi 3 jam 31 menit. Tak hanya mengenai Judah Ben-Hur dan aksi-aksinya, film Ben-Hur juga mengandung pesan religius yang kuat berkaitan dengan Kristianitas (Ben-Hur hidup di masa Yesus Kristus hidup dan ia menyaksikan sendiri penyaliban Sang Mesias). Ben-Hur meraih 11 Piala Oscar dan hanya bisa ditandingi puluhan tahun kemudian oleh Titanic (1997) dan The Lord of The Rings: The Return of The King (2003). Film yang dibuat berdasarkan novel berjudul Ben-Hur: A Tale of The Christ karangan Lew Wallace tersebut merupakan film dengan biaya produksi termahal pada jamannya. Komposisi musik dari ...

30hari30film: Spiklenci Slasti (1996)

16 Ramadhan 1434 H Spiklenci Slasti (1996) atau Conspirators of Pleasure adalah film tanpa dialog yang disutradarai oleh seorang Ceko bernama Jan Å vankmajer. Film ini bercerita tentang beberapa orang yang mempunyai kebiasaan ganjil dalam memenuhi hasrat seksualnya. Meski demikian, Å vankmajer tidak sedang menampilkan pornografi. Tanpa pemandangan penis atau vagina, film  Spiklenci Slasti sanggup menampilkan bagaimana orang-orang tersebut dipuaskan dengan benda-benda yang dikonstruksinya sendiri. Pivonka, ia menikmati menjadi seseorang yang berkuasa di hadapan gadis yang disandera. Berkebalikan dengannya, Loubalová  senang menjadi bos akan laki-laki yang tak berdaya di hadapan pecutnya. Sementara seorang detektif bernama Beltinsky punya cara tersendiri untuk memuaskannya, yakni dengan bulu dan benda-benda tajam. Malková, si perempuan tukang pos, senang memasukkan roti yang sudah ia comoti dan dibentuk menjadi bulatan kecil, ke telinga dan hidungnya. Penjual majalah...

30hari30film: Memento (2000)

15 Ramadhan 1434 H Christopher Nolan adalah sutradara yang sukses membuat tiga film Batman terakhir ( Batman Begins , The Dark Knight , dan The Dark Knight Rises ) menjadi lebih psikologis ketimbang laga-sentris. Yang demikian ternyata memang merupakan ciri khas Nolan dari sejak sebelum menggarap Batman. Dari sejak tiga film pertamanya yakni Following , Memento , dan Insomnia, Nolan memang akrab dengan gaya psychological thriller yang membuat penonton lebih tertarik pada apa yang ada di dalam alam pikiran para pemain ketimbang apa yang dilakukannya. Memento (2000) adalah film yang berpusat pada Leonard Shelby (Guy Pearce), seorang pria yang bermasalah dengan memorinya -kerap mengalami kelupaan akan apa-apa yang sudah ia lakukan di hari sebelumnya-. Leonard, dengan keterbatasan ingatannya, berupaya membalas dendam pada orang yang membunuh istrinya. Untuk mengatasi penyakitnya tersebut, Leonard mencatat segala hal yang perlu ia ingat dari mulai dengan foto, nota, hingga tato ...

30hari30film: Coffee and Cigarettes (2003)

14 Ramadhan 1434 H Coffee and Cigarettes (2003) adalah film garapan sutradara Jim Jarmusch yang isinya terdiri dari sebelas film pendek dengan warna hitam putih. Kesebelas film yang masing-masing berjudul Strange to Meet You , Twins , Somewhere in California , Those Thing's Kill Ya , Renée, No Problem, Cousins, Jack Shows Meg His Tesla Coil, Cousins?, Delirium, dan Champagne sama-sama menjadikan kopi dan rokok sebagai latar percakapannya. Nama-nama terkenal semisal Roberto Benigni, Bill Murray, Tom Waits, Iggy Pop, Cate Blanchett, Jack White, Alfred Molina dan Steve Coogan ikut ambil bagian dalam Coffee and Cigarettes yang isinya lebih didominasi dialog yang absurd dan nihilistik a la Jarmusch. Tidak ada yang kelihatan istimewa dalam film Coffee and Cigarettes . Isinya hanya tentang orang-orang yang duduk berbincang ditemani kopi dan rokok. Topik-topik yang dibicarakan mereka adalah hal yang remeh temeh dan tidak serius sama sekali. Misalnya, tentang dua orang kawan yan...