Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2026

Melewatkan Final Piala Dunia

Saya melewatkan final Piala Dunia 1994. Masih kecil. Baru masuk SD. Waktu itu saya diajak Papap tiduran depan televisi, tak ingat apa-apa kecuali ekspresi kecewa pemain berkucir berkostum biru. Iya, kami lebih banyak tertidur daripada nonton. Mungkin bagi Papap sendiri, Piala Dunia adalah peristiwa yang gak penting-penting amat. Beliau mengajak saya nonton karena ya ikut hype saja. Mungkin supaya Papap ada bahan obrolan di tengah tongkrongan teman-temannya yang hobi nonton sepakbola. Bagi Papap sepertinya masih lebih penting ngantor di pagi harinya. Waktu tidur lebih berharga daripada begadang nonton bola. Yang penting ada niat untuk setidaknya berada di depan televisi pas partai pemuncak.  Edisi Piala Dunia sesudah itu, saya tak pernah absen nonton final dari mulai 1998 sampai 2022. Saya ingat sundulan Zidane yang meruntuhkan mental tim Brasil; ingat betul Ronaldo yang dicukur seperti Gogon melesakkan dua gol ke gawang Oliver Khan; apalagi Itali pas juara dunia 2006, sampai sekar...

Persib dan Euforia

23 Mei kemarin Persib juara liga untuk ketiga kalinya berturut-turut dan belum pernah terjadi hal seperti ini sebelumnya di Indonesia. Saya tentu senang, tapi tidak segembira ketika Persib juara Liga Dunhill tahun 1995 tatkala menumbangkan Petrokimia Putra yang diperkuat Jacksen F. Tiago dan Widodo C. Putro. Tahun 1995 itu saya masih SD tapi euforianya masih terbayang. Mungkin karena skuad Maung Bandung diisi oleh pemain lokal 100 persen, juga karena Liga Dunhill adalah liga profesional pertama di Indonesia yang menggabungkan kompetisi Perserikatan dan Galatama, sehingga tampak begitu prestisius saat itu (meski saya gak tahu-tahu amat bagaimana jalannya kompetisi Perserikatan dan Galatama).   Mungkin saja terjebak pada romantisme kelokalan itu, sehingga agak asing dengan skuad Persib belakangan yang kelihatannya cukup glamor dan tak lagi terjebak pada latar belakang kedaerahan. Secara umum, saya memang kian asing dengan sepakbola kekinian, mungkin karena era kebintangan indivi...