Tetapi memakai Engels buat penunjuk jalan, bisalah kita terhindar dari kekacauan dan membuang-buang waktu. Engels, sekarang terkenal sebagai co-creator, sama membangun, dengan Marx, sebetulnya dalam filsafat banyak sekali meninggalkan pusaka. Karl Marx terkenal sebagai bapak Dialektis Materialisme dan Surplus Value, yakni Nilai-Ber-Lebih, nilai yang diterbitkan oleh buruh, tetapi dimiliki oleh kapitalis. Engels, pendiam, pembelakang, selalu berdiri di belakang kawannya Marx, tetapi setia dan jujur, meneruskan mengarang "Das Kapital", yang belum habis ditinggalkan Marx, karena ia meninggal. Engels sendiri menulis beberapa buku berhubung dengan filsafat "Anti Duhring" dan "Ludwig Feurbach" sejarah dan ekonomi. Tan Malaka menempatkan Friedrich Engels sebagai sosok kunci dalam menuntun manusia keluar dari kekacauan berpikir mistik menuju pemahaman filsafat yang ilmiah dan materialis. Dengan menyebut Engels sebagai “penunjuk jalan,” ia menegaskan pentingnya p...
5 Ramadhan 1433 H
Kite Runner adalah film garapan Marc Forster yang diadaptasi dari
novel berjudul sama karangan Khaled Hosseini. Film berdurasi 128 menit ini
berkisah tentang dua orang anak bernama Amir (Zekkeria Ebrahimi) dan Hassan
(Ahmad Khan Mahmizada). Yang menarik tidak hanya mengenai persahabatan mereka
yang sangat mengharukan, melainkan latar belakang kehidupan mereka yaitu
perubahan politik di Afghanistan mulai dari moderat, lalu diinvasi oleh Uni
Soviet, hingga berada di bawah konservatisme Taliban.
Amir dan Hassan secara latar
belakang sosial tidaklah setara. Amir adalah anak majikan, sedang Hassan adalah
anak dari pesuruh. Amir adalah seorang Pashtun, sedangkan Hassan beretnik
Hazara. Seorang Pashtun, sering disebut-sebut sebagai “orang Afghanistan
sejati”. Hal tersebut yang membuat persahabatan Amir dan Hassan seringkali
diejek oleh Assef dan kawan-kawannya. Amir yang penakut, tidaklah sama dengan
Hassan yang berani. Hassan tidak hanya sahabat baik bagi Amir, tapi pesuruh
yang sedemikian taat pada sang majikan. Hassan pernah berani menodongkan
katapel pada Assef yang terus menerus mengganggu mereka berdua.
Namun Amir dan Hassan menjadi
partner yang setara ketika mereka bermain layangan. Amir pandai dalam beradu
layangan, sedangkan Hassan selalu bisa menebak dimana layangan lawan jatuh
untuk kemudian dipungut. Kelebihan Hassan ini tak pernah dilupakan oleh Amir
bahkan hingga keduanya berpisah dan menjalani kehidupan dewasa. Singkat cerita,
Hassan diketahui sudah meninggal dunia dieksekusi serdadu Taliban. Hassan
meninggalkan seorang anak, yang amat ingin diadopsi oleh Amir. Amir (Yang sudah
dewasa, diperankan oleh Khalid Abdalla) meninggalkan Amerika tempat tinggalnya,
untuk kembali ke kampung halamannya, Afghanistan. Menembus barikade
konservatisme Taliban, ia ingin menyelamatkan masa depan anak bernama Sohrab
itu, sekaligus –lewat anak itu, Hassan ingin- mengabadikan masa kecilnya yang
indah bersama Hassan.
Sebagaimana pada umumnya
film-film yang diadaptasi dari novel, tentu saja banyak adegan yang dirasa
sangat rancu dan terlihat dipadatkan. Misalnya, proses percintaan Amir dan
Soraya (Atossa Leoni) yang begitu singkat. Namun hal ini bisa dipahami karena
keterbatasan durasi film itu sendiri. Tentu saja, edisi film kerapkali
mengecewakan bagi mereka yang pernah membaca novelnya. Namun bagi yang menonton
Kite Runner tanpa pernah membaca
novelnya, mungkin akan terpesona tidak hanya oleh jalan ceritanya yang brilian,
tapi juga situasi Afghanistan
yang akrab dengan dinamika politik yang amat kontras. Melihat politik dari
sudut pandang anak kecil memang selalu menarik karena kita melihat dua wilayah
yang sangat kontradiktif (seolah-olah kedua wilayah, baik dunia politik dan
dunia anak-anak, tidak pernah sanggup memahami satu sama lain). Ini terlihat
dari film-film serupa seperti Persepolis (latar belakang politik Iran) dan Blue Kite (latar belakang politik Cina).
Rekomendasi: Bintang Empat

one of my favorite...watched this again and again...
ReplyDeletemakasih reviewnya Kang, jadi pengen namatin novelnya lagi nih :) salam.
ReplyDeleteterima kasih apresiasinya.. selamat menonton, membaca dan mengapresiasi :)
ReplyDelete