Setelah dua tahun tidak ada kegiatan mengajar akibat kena cancel , akhirnya saya dapat kesempatan mengajar lagi. Situasinya memang sudah sangat berbeda. Dulu mengajar di kampus, kelas-kelas di ruang publik, dan platform Zoom untuk umum, sekarang privat online untuk satu orang. Pada murid privat bernama Zam Zam tersebut, saya minta izin supaya partner saya, Nadya, dibolehkan untuk ikut kelas. Alasannya, pertama, supaya Nadya mendapat semangat belajar kembali dan kedua, ya supaya kelas agak lebih ramai saja. Syukurlah, Zam Zam membolehkan. Kelas apa gerangan yang saya berikan untuk privat daring itu? Menariknya, Zam Zam, yang sebentar lagi skripsi double degree untuk bidang psikologi Islam dan pendidikan Islam, ingin semacam bimbingan penelitian. Akhirnya saya berikan materi tentang filsafat ilmu dan metodologi penelitian untuk tiga pertemuan dalam seminggu dan ini akan dilakukan entah hingga berapa bulan ke depan. Yang pasti, Zam Zam baru akan mengerjakan skripsi secara resmi seki...
1
Kala Descartes bilang, binatang tak punya kesadaran
: Ia cuma seonggok benda mekanik yang makan dan berjalan
Maka Muhammad datang dengan untanya namanya Al-Qishwa
Beliau bingung: di Madinah, semua warga menawarinya tempat berlindung
Maka silakan wahai unta, carikan tempat tinggal yang baik untukku
Tempat nantinya akan berdiri masjid yang disesaki orang sujud dan ruku
2
Kant berkata lantang
: Baik adalah jika kau memberitahu polisi tentang kejahatan kawanmu yang bersembunyi di rumah
Sartre berujar lebih tenang
: Baik adalah jika kau menjadi biarawan atas pilihanmu sendiri dan bertanggungjawab atas pilihan itu
Muhammad bergerak dalam diam
: Baik adalah menjenguk orang sakit
Meski ia rajin melemparimu dengan tahi
3
Ya Rasulullah, dewasa ini sebahagiaan kaum-mu semakin pemarah
Emosian bukan kepalang
Perlukah kuceritakan lagi kisah Kakek Yahudi yang netra lagi renta?
: Yang memfitnahmu dengan sebutan Majnun pada orang-orang di pasar
Kau datang padanya tanpa bicara
Membawa makanan yang kau kunyah terlebih dahulu agar halus
Sebelum disuapkan pada mulut kakek yang tak berhenti mencerca
Setelah kenyang kau tidurkan dia dengan usapan tulus
Allahumma shalli 'ala Muhammad wa ala 'aali Muhammad
Kala Descartes bilang, binatang tak punya kesadaran
: Ia cuma seonggok benda mekanik yang makan dan berjalan
Maka Muhammad datang dengan untanya namanya Al-Qishwa
Beliau bingung: di Madinah, semua warga menawarinya tempat berlindung
Maka silakan wahai unta, carikan tempat tinggal yang baik untukku
Tempat nantinya akan berdiri masjid yang disesaki orang sujud dan ruku
2
Kant berkata lantang
: Baik adalah jika kau memberitahu polisi tentang kejahatan kawanmu yang bersembunyi di rumah
Sartre berujar lebih tenang
: Baik adalah jika kau menjadi biarawan atas pilihanmu sendiri dan bertanggungjawab atas pilihan itu
Muhammad bergerak dalam diam
: Baik adalah menjenguk orang sakit
Meski ia rajin melemparimu dengan tahi
3
Ya Rasulullah, dewasa ini sebahagiaan kaum-mu semakin pemarah
Emosian bukan kepalang
Perlukah kuceritakan lagi kisah Kakek Yahudi yang netra lagi renta?
: Yang memfitnahmu dengan sebutan Majnun pada orang-orang di pasar
Kau datang padanya tanpa bicara
Membawa makanan yang kau kunyah terlebih dahulu agar halus
Sebelum disuapkan pada mulut kakek yang tak berhenti mencerca
Setelah kenyang kau tidurkan dia dengan usapan tulus
Allahumma shalli 'ala Muhammad wa ala 'aali Muhammad
Comments
Post a Comment