Tetapi memakai Engels buat penunjuk jalan, bisalah kita terhindar dari kekacauan dan membuang-buang waktu. Engels, sekarang terkenal sebagai co-creator, sama membangun, dengan Marx, sebetulnya dalam filsafat banyak sekali meninggalkan pusaka. Karl Marx terkenal sebagai bapak Dialektis Materialisme dan Surplus Value, yakni Nilai-Ber-Lebih, nilai yang diterbitkan oleh buruh, tetapi dimiliki oleh kapitalis. Engels, pendiam, pembelakang, selalu berdiri di belakang kawannya Marx, tetapi setia dan jujur, meneruskan mengarang "Das Kapital", yang belum habis ditinggalkan Marx, karena ia meninggal. Engels sendiri menulis beberapa buku berhubung dengan filsafat "Anti Duhring" dan "Ludwig Feurbach" sejarah dan ekonomi. Tan Malaka menempatkan Friedrich Engels sebagai sosok kunci dalam menuntun manusia keluar dari kekacauan berpikir mistik menuju pemahaman filsafat yang ilmiah dan materialis. Dengan menyebut Engels sebagai “penunjuk jalan,” ia menegaskan pentingnya p...
Pertama-tama, saya bukan penggemar Superman is Dead. Pun secara umum, saya bukan pendengar musik punk yang intens. Via Vallen apalagi, hanya karena dia populer, maka sering sekali secara tanpa sengaja mendengarkan beberapa lagu yang ia bawakan. Kemudian dari linimasa dua teman yang sering saya jadikan referensi konflik budaya pop terkini, saya mulai mengikuti konflik antara personil grup Superman Is Dead (berikutnya disingkat SID saja) bernama Jerinx (pemain drum) dengan penyanyi Via Vallen. Inti dari konfliknya adalah sebagai berikut: Via Vallen pada tahun 2013, sebelum ia terkenal seperti sekarang ini, sering sekali membawakan lagu dari SID berjudul Sunset di Tanah Anarki dengan aransemen dangdut koplo. Jerinx tidak mempermasalahkannya saat itu karena mungkin bagian dari promosi gratis bagi SID sendiri. Namun seiring dengan popularitas Via Vallen saat ini, Jerinx kemudian menjadikan hal tersebut masalah oleh sebab pertama, album baru SID, kata Jerinx, berpotensi untuk diar...