Sunday, September 30, 2012

Warisan Berharga dari Diecky

Diecky Kurniawan Indrapraja, sahabat yang dalam hitungan hari akan pergi ke Pontianak, mewariskan sesuatu untuk Bandung yang sudah ia tinggali lebih dari sepuluh tahun lamanya. Berkunjung ke kontrakannya di Antapani, saya menemukan sembilan puluh persen barang-barangnya sudah masuk dus. "Besok pagi, Satriyo akan membawanya dengan mobil pick-up untuk dibawa ke tempat pengiriman," katanya merujuk pada Satriyo Utomo, murid sekaligus sahabatnya. 

Apa yang dia wariskan? Sesungguhnya dalam sepuluh tahun kehadirannya di Bandung, sudah banyak. Diecky mengajar, berkomunitas, berkarya, manggung, berkompetisi, menjadi pembicara dalam seminar, menjadi panitia dalam konser-konser, dan kesemuanya dilakukan dengan semangat -meminjam istilah Goenawan Mohamad- "mengikhtiarkan kebenaran". Meski demikian, Diecky tetap ingin meninggalkan satu warisan (lagi) bagi kota yang ia cintai. Inilah dia: 27 keping CD progressive rock mulai dari Genesis, Emerson, Lake & Palmer, Mahavishnu Orchestra hingga Frank Zappa.

Apakah dia menitip suatu pesan berkenaan dengan warisan ini? Sependengaran saya, tidak. Namun boleh saya maknai seperti ini: Diecky mau kita semua mengambil manfaat dari musik-musik bagus yang belakangan semakin sulit diapresiasi oleh sebab badai industri. Ia mau agar kita-kita tidak terjebak pada musik-musik yang mengandalkan kemasan bombastis tapi secara nawaitu menghamba pada uang dan pasar. Diecky juga diam-diam menitipkan doa: Semoga kita termasuk orang yang selamat telinganya.

Selamat jalan, sahabat, semoga amalmu berlipat!
.








Previous Post
Next Post

1 comment: