Monday, August 6, 2012

30hari30film: Moulin Rouge! (2001)


18 Ramadhan 1433 H


Moulin Rouge! adalah film garapan Baz Luhrmann yang mengambil latar tahun 1899 dimana Prancis tengah mengalami suatu era yang bernama La Belle Epoque. La Belle Epoque, atau sering disebut juga Age of Beauty, adalah periode ketika Prancis berada pada kejayaan khususnya di bidang seni. Di musik, mereka melahirkan Claude Debussy dan Eric Satie. Di seni rupa, ada Henry Matisse, Edgar Degas, dan Henry de Toulouse-Lautrec. Selain menjadi kiblat seni, kota Paris pun menjadi perhatian di bidang hiburan malam. Orang-orang kaya berbondong-bondong menyaksikan suatu pertunjukkan kabaret yang bernama Moulin Rouge.

Film Moulin Rouge! berpusat pada seorang penulis bernama Christian (Ewan McGregor). Dalam keheningan kota Paris, ia menengok kembali ke masa lalunya, ketika berjumpa wanita penghibur bernama Satine (Nicole Kidman). Perjumpaan itu terjadi ketika Christian menyambangi Moulin Rouge yang merupakan pertunjukkan kabaret yang mahsyur di masa itu. Namun cinta Christian bukanlah tanpa hambatan. Sebagai wanita penghibur, Satine sudah “dibeli” oleh seorang bangsawan yang dijuluki “The Duke of Monroth”. Disinilah dilema terjadi –dilema percintaan yang sepertinya sudah umum-, ketika Christian yang berasal dari kalangan biasa-biasa, mesti memperebutkan cinta Satine dengan seorang yang kaya dan berkuasa.

Film Moulin Rouge! tentu saja bukan hendak mengangkat jalan ceritanya yang sederhana. Film tersebut adalah drama musikal yang cukup spektakuler dan kontemporer. Kontemporer karena musik yang disajikan tidak hendak mengambil orisinalitas era La Belle Epoque. Penata musik Craig Armstrong dan Marius de Vries mengolasekan musik secara bebas mulai dari Smells Like a Teen Spirit-nya Nirvana, Roxanne-nya The Police, hingga All You Need is Love-nya The Beatles. Moulin Rouge! juga punya sinematografi yang unik dan menghibur. Membuat film berdurasi 127 menit itu tak aneh jika dianugerahi dua Oscar untuk Best Art Direction dan Best Costume Design.

Namun film ini bukan jalan masuk yang tepat untuk memahami semangat Prancis di jaman itu: Mulai dari La Belle Epoque, children of revolution, hingga semangat Bohemian (Meski konsep-konsep tersebut beberapa kali didengungkan dalam film). Pertama, karena film ini jelas bukan film sejarah. Kedua, semangat yang diangkat dalam Moulin Rouge! sudah menjadi spirit histeria ala Hollywood.

Rekomendasi: Bintang Empat
Previous Post
Next Post

0 comments: