Friday, August 13, 2010

Ode untuk Muhammad

1
Kala Descartes bilang, binatang tak punya kesadaran
: Ia cuma seonggok benda mekanik yang makan dan berjalan

Maka Muhammad datang dengan untanya namanya Al-Qishwa
Beliau bingung: di Madinah, semua warga menawarinya tempat berlindung
Maka silakan wahai unta, carikan tempat tinggal yang baik untukku
Tempat nantinya akan berdiri masjid yang disesaki orang sujud dan ruku

2
Kant berkata lantang
: Baik adalah jika kau memberitahu polisi tentang kejahatan kawanmu yang bersembunyi di rumah

Sartre berujar lebih tenang
: Baik adalah jika kau menjadi biarawan atas pilihanmu sendiri dan bertanggungjawab atas pilihan itu

Muhammad bergerak dalam diam
: Baik adalah menjenguk orang sakit
Meski ia rajin melemparimu dengan tahi

3
Ya Rasulullah, dewasa ini sebahagiaan kaum-mu semakin pemarah
Emosian bukan kepalang
Perlukah kuceritakan lagi kisah Kakek Yahudi yang netra lagi renta?
: Yang memfitnahmu dengan sebutan Majnun pada orang-orang di pasar
Kau datang padanya tanpa bicara
Membawa makanan yang kau kunyah terlebih dahulu agar halus
Sebelum disuapkan pada mulut kakek yang tak berhenti mencerca
Setelah kenyang kau tidurkan dia dengan usapan tulus

Allahumma shalli 'ala Muhammad wa ala 'aali Muhammad
Previous Post
Next Post

0 comments: